Trentech.id Logo
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget
Logo Trentech.id
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget

5 Buku Nonfiksi yang Menjadi Favorit Bill Gates di Tahun 2016

6 August 2020
in Learn

Salah satu orang terkaya di dunia, Bill Gates, begitu terkenal dengan kebiasaannya membaca buku. Sang ayah bahkan mengatakan kalau sejak kecil Gates selalu membaca semua jenis buku yang menarik baginya, mulai dari ensiklopedia hingga buku fiksi ilmiah.

Pendiri perusahaan teknologi raksasa bernama Microsoft tersebut bahkan sering membuat ulasan dari buku-buku yang ia baca, dan mengumpulkannya dalam sebuah situs khusus. Berikut ini adalah lima buku yang menjadi favorit seorang Bill Gates di tahun 2016 ini.

Daftar Isi

  • String Theory: David Foster Wallace on Tennis
  • Shoe Dog: A Memoir by the Creator of NIKE
  • The Myth of the Strong Leader: Political Leadership in the Modern Age
  • The Gene: An Intimate History
  • The Grid: The Fraying Wires Between Americans and Our Energy Future

String Theory: David Foster Wallace on Tennis

String Theory | Sampul Buku

Sumber gambar: Newsweek

Buku pertama yang menjadi favorit Bill Gates di tahun 2016 ini adalah String Theory. Buku ini merupakan kumpulan tulisan tentang olahraga tenis yang ditulis oleh seorang pengamat sekaligus mantan pemain tenis, David Foster Wallace.

Kamu tidak perlu pernah bermain atau bahkan menonton pertandingan tenis untuk menyukai buku ini.

Gates sendiri mengakui kalau ia pernah berusaha menjadi pemain tenis, namun ia meninggalkannya demi membangun Microsoft. Dalam buku ini, kamu bisa mengetahui bagaimana Wallace bermain tenis sejak masih berusia muda, serta bagaimana ia belajar tentang kebebasan dan kesempurnaan sebagai manusia dari seorang pemain tenis bernama Michael Joyce.

Di esai terakhir dalam buku ini, Wallace mengungkapkan pandangannya tentang pemain tenis terkenal Roger Federer saat pemain asal Swiss tersebut harus menghadapi Rafael Nadal di final kompetisi Wimbledon tahun 2006.

Shoe Dog: A Memoir by the Creator of NIKE

Shoe Dog | Sampul Buku

Sumber gambar: Artisbeing

Shoe Dog merupakan memoar dari Founder dan CEO perusahaan sepatu Nike, Phil Knight. Dalam buku tersebut, Knight menceritakan bagaimana pada tahun 1962 ia harus meminjam uang sebanyak US$50 (sekitar Rp666 ribu) dari ayahnya untuk mengimpor sepatu murah berkualitas tinggi dari Jepang.

Di tahun pertamanya, Knight hanya berhasil menghasilkan penjualan senilai US$8 ribu (sekitar Rp106 juta). Namun saat ini, penjualan tahunan Nike telah mencapai US$30 miliar (sekitar Rp400 triliun).

Buku ini mengungkap bagaimana Knight berusaha mengambil risiko dan menghadapi banyak hambatan ketika berusaha meraih mimpinya. Di saat yang sama, ia pun harus membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja dan para karyawannya.

“Shoe Dog pengingat kalau jalan menuju kesuksesan bisnis benar-benar kacau, berbahaya, serta penuh dengan kesalahan,” ujar Gates.

Sebuah fakta unik, logo Nike yang begitu terkenal saat ini sebenarnya dibuat oleh seorang mahasiswa desain grafis yang tidak dikenal. Knight hanya membayar US$35 (sekitar Rp466 ribu) untuk desain tersebut.

The Myth of the Strong Leader: Political Leadership in the Modern Age

The Myth of The Strong Leader | Sampul Buku

Sumber gambar: Zitto Kabwe

The Myth of The Strong Leader merupakan sebuah buku yang ditulis oleh seorang lulusan Oxford University, Archie Brown. Dalam buku tersebut, Brown coba membandingkan beberapa pemimpin negara yang mengambil keputusan berdasarkan pendapatnya sendiri, dengan pemimpin yang selalu mendengarkan pendapat orang lain.

Gates mengakui kalau pada awalnya ia tertarik membaca buku ini karena persaingan yang begitu panas menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat di tahun 2016 ini. Dan ia mendapati kalau buku yang ditulis pada tahun 2014 tersebut justru begitu relevan dengan keadaan saat ini.

“Brown menunjukkan bagaimana para pemimpin yang memberikan kontribusi besar terhadap sejarah dan kemanusiaan merupakan pemimpin yang selalu berkolaborasi, bernegoisasi, serta mendelegasikan tugas kepada pihak lain,” tutur Gates.

The Gene: An Intimate History

The Gene | Sampul Buku

Sumber gambar: Time

Ketika manusia sudah bisa mengetahui atau bahkan mengubah informasi genetik, bagaimana pengaruhnya bagi kehidupan? Itulah pertanyaan yang coba dijawab oleh Siddharta Mukherjee dalam buku The Gene. Mukherjee sendiri merupakan seorang dokter yang berhasil meraih Pulitzer Prize lewat buku The Emperor of All Maladies.

“Mukherjee mengungkap bagaimana perkembangan penelitian gen di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Fokus utama buku ini adalah sebuah pertanyaan etika besar yang muncul terkait perkembangan teknologi genetik saat ini,” jelas Gates.

Setelah membaca buku ini, kamu bisa mengetahui mengapa di camp tahanan milik Nazi banyak ditemukan pasangan kembar, serta bagaimana para dokter bisa meneliti mutasi gen demi mencegah munculnya penyakit tertentu di kemudian hari.

The Grid: The Fraying Wires Between Americans and Our Energy Future

The Grid | Sampul Buku

Sumber gambar: Bloomsbury

Saat ini, telah ada beberapa perusahaan yang coba mempopulerkan sumber energi baru seperti sinar matahari dan kincir angin. Namun hal ini kelak bisa menjadi masalah, karena jaringan listrik (electrical grid) yang dipakai di banyak negara tidak sesuai dengan konsep sumber energi baru serta jumlah pemakaian listrik saat ini.

Hal inilah yang coba diangkat oleh Gretchen Bakke dalam buku The Grid. Ia coba mengungkap sejarah pembuatan jaringan listrik di masa lalu, perkembangannya saat ini, serta potensi pengaruh jaringan listrik tersebut di masa depan.

“Salah satu alasan mengapa saya tertarik dengan topik ini adalah karena ketika berada di bangku sekolah menengah atas, saya pernah bekerja membuat software untuk mengontrol jaringan listrik,” tutur Gates.

Sumber : TIA

Berikan rating

Follow Trentech.id di Google News, Klik DI SINI

Tags: bill gatesbukubuku bill gatesbuku startup
1.4k
VIEWS
Previous Post

Efektif atau Produktifkah Kerja 8 Jam Sehari?

Next Post

Konten Bukanlah Raja: 5 Cara Meningkatkan Traffic Blog Kamu

Related Posts

Pentingnya Kemampuan Komunikasi Bagi Seorang Programmer

24 December 2024
2.1k

Seorang programmer adalah orang yang terjun dan menyelami bidang TI. Berbicara tentang bidang keilmuan. TI adalah bidang keilmuan yang sangat...

Hacker Paling Berbahaya

Ini Dia 10 Hacker Paling Berbahaya Didunia

15 July 2024
2k

Pada awalnya, hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif yaitu untuk menyebut seorang yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan...

Manfaat Belajar Bahasa Pemrograman untuk Kehidupan

7 Keterampilan Wajib Programmer Untuk 5-10 Tahun Ke Depan

21 March 2024
2.1k

Waktu terus berjalan, begitulah kehidupan. Kita sebagai programmer selalu dituntut untuk mengembangkan keterampilan di saat perkembangan industri TI terus berkembang...

Terpopuler

  • Yuk Simak Kumpulan Alternatif Adobe Creative Suite untuk Startup

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • HP Nokia Edge 2022 Mirip Iphone 13, Cek Harga dan Spesifikasi

    380 shares
    Share 152 Tweet 95
  • 3 Cara Memutus Koneksi Orang Lain dari Jaringan Wi-Fi Anda

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Yuk Belajar Bikin Game dengan 10 Aplikasi Membuat Game Tanpa Perlu Bisa Coding

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Yuk Intip Kerennya 6 Kantor Startup Indonesia, Jadi Bikin Semangat Kerja

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Riset Ungkap Penambang Bitcoin Bakal Melonjak pada 2025

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Dari Programmer Menjadi Founder, Ini Kiat Dari Founder Sepulsa

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pentingnya Mengoptimalkan Toko Fisik Layaknya Toko Online

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Yuk Simak Kebiasaan Larry Page yang Membantunya dalam Memimpin Google

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Bagaimana Cara Mengetahui Adanya Koreksi?

    111 shares
    Share 44 Tweet 28

About . Contact . Partnership . Google News . Telegram

Trentech.id adalah situs yang menyajikan konten tentang startup, bisnis, game, event, hingga informasi pekerjaan. Trentech berusaha memberikan konten yang berkualitas untuk para pembacanya agar dapat menjadi rujukan utama mengenai dunia teknologi pada khususnya. Tim trentech terdiri dari orang – orang yang berkompeten dibidangnya, dan akan selalu mendukung karya – karya terbaik anak bangsa dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk para startup agar dapat publish karyanya di trentech.

Trentech ID

  • About
  • Contact
  • Advertising
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Tools

  • Harga Crypto Terbaru
  • Cek Ongkir
  • Cek Resi
  • Cek Domain

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
About . Contact . Partnership . Google News