bityard

8 Games yang Sangat Bagus Tapi Tak Laku, Apa Penyebabnya?

Pernahkah kamu memainkan game yang bagus, tetapi tidak populer? Atau mungkin kamu pernah heran karena ada game yang biasa-biasa saja tetapi sangat populer? Dalam industri game hal seperti itu banyak terjadi. Game yang biasa saja terjual ribuan keping, sementara game yang bagus justru tidak berhasil dijualdalam jumlah banyak.

Daftar berikut ini akan menyajikan game-game yang mendapat penilaian bagus dari kritikus game tetapi gagal mencapai target penjualan. Setelah tahu tentang game-game ini, mungkin saja kamu menjadi ingin memainkannya. Kamu tidak akan kecewa jika memainkan game-game ini.

1. Kingdom of Amalur: Reckoning

Kingdom of Amalur Reckoning

Game ini disiapkan dengan sungguh-sungguh karena kisahnya ditulis oleh R.A. Salvatore dan desainnya diserahkan kepada Todd McFarlane. Keduanya adalah nama besar dalam industri game. Perpaduan keduanya seharusnya menghasilkan karya yang sungguh bagus. Hasilnya memang luar biasa.

Game ini menyajikan berbagai petualangan. Untuk menyelesaikan game ini, kamu bisa saja harus menghabiskan 200 jam. Waktu yang mungkin terlalu lama untuk beberapa gamer. Petualangan dalam game ini memberikan tantangan tersendiri bagi penggemar adventure game.

2. Grim Fandango

Grim Fandango

Game ini dirilis oleh LucasArts yang pernah menjadi perusahaan game besar. Sejak dirilis, game ini mendapat sambutan positif dari kritikus game. Penggunaan latar belakang 3D, karakter yang unik dan kisah yang menarik menjadi kekuatan game ini. Salah satu tokohnya yang bernama Manny Calavera menjadi salah satu tokoh terunik dalam sejarah game.

Sayangnya, game ini tidak banyak diminati sehingga penjualannya seret. Untungnya, setelah beberapa lama game ini mulai laris. Tahun 2015, game ini dirilis ulang untuk PlayStation 4, PlayStation Vita, PC, Mac, Linux, bahkan untuk Android dan iOS. 

3. EarthBound

EarthBound

Pernahkah kamu mendengar judul game ini? Wajar saja kalau kamu pernah mendengarnya karena sekarang ini game ini termasuk game yang dianggap legendaris. Anehnya, pada awal dirilis game ini tidak banyak dimainkan. Kurangnya promosi dan grafis yang kurang bagus dinilai sebagai penyebab kurang suksesnya game ini saat dirilis.

Seiring dengan berjalannya waktu, popularitas game ini menanjak. Tahun 2006 dan 2013, sekuelnya dikeluarkan. Para kolektor game sekarang ini rela menghabiskan jutaan rupiah untuk mendapatkan kaset asli game ini saat dirilis. Penasaran kan sebagus apa gamenya? Dicoba saja, guys.

4. Beyond Good and Evil

Beyond Good &Evil

Game ini mempunyai grafik yang bagus, kisah yang menarik dan karakter unik. Kurang apalagi coba? Para kritikus game pun memberikan penilaian positif saat game ini dirilis tahun 2003. Faktanya, game ini tidak terjual banyak dan gagal memenuhi target penjualan. Waktu rilis yang tidak tepat dan kesalahan strategi pemasaran dianggap sebagai penyebabnya.

5. Grand Theft Auto: Chinatown Wars

Grand Theft Auto Chinatown Wars

Game ini dirilis untuk portable Nintendo DS. Meskipun menjadi salah satu seri Grand Theft Auto (GTA), game ini tidak banyak terjual. Secara kualitas, game ini tidak jauh berbeda dengan seri GTA yang lain. Bisa dipastikan bahwa kualitasnya bagus dengan gameplay yang menawan.

Kegagalan penjualannya disebabkan karena game ini dirilis untuk Nintendo DS. Konsol game ini terkenal sebagai konsol yang paling ramah untuk anak. Kamu pasti tahu bahwa seri GTA tidak ada yang ramah untuk anak.

6. Jet Grind Radio

Jet Grind Radio

Sebenarnya game ini adalah game yang cukup bagus. Dengan grafis yang oke, kamu bisa berkeliling kota menggunakan roller blade sambil membuat grafiti sebanyak mungkin. Jika kamu sudah ahli memainkannya, kamu akan bisa berkeliling kota dengan berbagai gaya yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata.

Kenapa game ini tidak banyak terjual? Game ini hanya bisa dimainkan di Sega Dreamcast dan tidak banyak yang mempunyai Sega Dreamcast. Alhasil, game yang bagus ini pun hanya dimainkan oleh sedikit orang.

7. Okami

Okami

Game ini berkisah tentang Amaterasu, Sang Dewi Matahari yang bertualang di dunia yang terinspirasi mitologi Jepang. Kalau memainkan game ini, kamu akan segera sadar bahwa gameplay-nya mirip dengan game The Legend of Zelda. Meskipun kisah dan grafisnya bagus, namun game ini tidak laku.

Meskipun sudah dibuat ulang dan dipromosikan, game ini tetap tidak laku. Tidak ada yang tahu penyebabnya karena kritikus game menganggapnya sebagai game yang bagus. Coba kamu mainkan guys, siapa tahu kamu tahu penyebab game ini tidak laku.

8. Dark Cloud

Dark Cloud

Saat dirilis di Jepang pada bulan Desember 2000, game ini tidak terlalu diminati. Game ini mulai laku setelah dijual ke Amerika. Tampaknya penggemarnya akan terus bertambah karena sekarang game ini sudah dirilis untuk PlayStation 4 pada tanggal 4 Desember 2015.

Game ini menggabungkan antara RPG dengan proses membangun kota. Perpaduan itu menghasilkan game yang menarik. Paling tidak itulah yang menjadi pendapat para kritikus game. Kamu wajib coba jika senang dengan model game seperti ini.


Bagaimana guys? Adakah game yang menarik perhatianmu? Dijamin kamu tidak akan rugi jika memainkan game-game tersebut karena memang berkualitas bagus. [jt/ap]

Angga Permana

Angga Permana

Maju terus sampai TUNTASSS!

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments