Trentech.id Logo
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget
Logo Trentech.id
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget

Strategi TikTok Shop dan Tokopedia, Menantang Shopee

12 December 2023
in News
kolaborasi tiktok shop dan tokopedia

Optimisme menjadi hal yang sangat penting mengingat nilai saham GoTo mengalami penurunan sekitar 20 persen dalam enam bulan terakhir, mencerminkan ketidakpastian investor terhadap prospek profitabilitas perusahaan ini.

Bagi TikTok Shop, kesepakatan ini dianggap sebagai langkah krusial dalam upayanya untuk kembali hadir di pasar terbesar Asia Tenggara. Gross merchandise value (GMV) atau nilai transaksi bruto perusahaan ini diperkirakan mencapai US$20 juta (Rp311 miliar). Ketiadaan TikTok Shop selama dua bulan di Indonesia dianggap sebagai kemunduran yang signifikan.

Namun, pertanyaan muncul apakah kerja sama ini benar-benar merupakan kolaborasi yang sesuai untuk segmen e-commerce. Keraguan timbul mengenai sejauh mana kedua perusahaan ini melengkapi satu sama lain, dan apakah kemitraan tersebut cukup kuat untuk menghadapi dominasi Shopee di Indonesia.

Tech in Asia mencoba menghubungi TikTok Indonesia dan Tokopedia untuk mendapatkan tanggapan, namun keduanya menolak untuk berpartisipasi dalam wawancara ini.

Daftar Isi

  • Integrasi atau Kreasi?
  • Sisi Manakah yang Lebih Berkuasa?

Integrasi atau Kreasi?

Dalam kesepakatan ini, TikTok Shop akan mendapatkan manfaat langsung dari lisensi e-commerce yang dimiliki oleh Tokopedia. Jika tujuannya adalah pangsa pasar, maka kombinasi kekuatan Tokopedia dan TikTok Shop dapat menguasai 40 persen pasar e-commerce di Indonesia, menantang 35 persen pangsa pasar Shopee, menurut riset dari perusahaan venture builder Momentum Works.

Namun, situasinya sebenarnya lebih kompleks daripada perkiraan tersebut. Pendekatan yang paling mudah adalah mengintegrasikan lalu lintas TikTok ke Tokopedia, memungkinkan pedagang di TikTok melakukan live-commerce atau berjualan melalui siaran langsung di platform tersebut, dan mengarahkan konsumen secara mulus ke Tokopedia untuk pembelian.

Jika Tokopedia menjadi platform eksklusif untuk pesanan yang dihasilkan dari lalu lintas TikTok, beberapa masalah dapat terselesaikan sekaligus. Misalnya, siaran langsung bukanlah keunggulan Tokopedia, meskipun perusahaan telah meluncurkan fitur Tokopedia Play sejak 2018.

Sebelum TikTok Shop hadir, pedagang harus mengandalkan tautan afiliasi untuk mengarahkan pembeli ke platform lain, seperti Shopee, untuk menyelesaikan transaksi. Membangun platform baru dari nol juga menjadi opsi, tetapi para ahli berpendapat bahwa pendekatan tersebut dapat memberikan keunggulan substansial bagi kompetitor Tokopedia dan TikTok Shop dalam hal waktu dan aset.

Tesar Sandikapura, ketua umum Indonesian Digital Empowerment Community (IDIEC), menyatakan bahwa rencana seperti itu terasa aneh. Ia menambahkan bahwa Tokopedia dan TikTok Shop memiliki merek yang dikenal luas, sehingga memperkenalkan aplikasi baru dengan nama berbeda dapat mengurangi daya tarik kolaborasi ini. Roshan Raj, partner dari Redseer Strategy Consultant, menambahkan bahwa mengelola dua merek bisa menjadi sulit bagi Tokopedia dan berpotensi menyebabkan “ketegangan internal dan kebingungan eksternal” jika tidak ditangani dengan baik.

Sisi Manakah yang Lebih Berkuasa?

Selain memanfaatkan kemampuan live streaming TikTok, Tokopedia juga dapat meningkatkan penjualan di kategori dengan nilai pesanan rata-rata yang rendah, terutama kategori fesyen dan kecantikan, di mana perusahaan ini biasanya tertinggal di belakang kompetitor. Di sisi lain, Tokopedia mendominasi segmen yang lebih premium, sementara Shopee dan Lazada lebih kuat di segmen menengah dan ke bawah. Segmen TikTok Shop memiliki kemiripan dengan kedua perusahaan terakhir.

Sementara itu, TikTok dapat memanfaatkan infrastruktur e-commerce andal milik Tokopedia, termasuk logistik, gerbang pembayaran, dan layanan kredit buy now pay later. Namun, pertanyaannya adalah apakah strategi ini akan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Sejak memasuki Asia Tenggara pada 2021, TikTok Shop telah menjadi pesaing yang tangguh, mencatatkan GMV senilai US$4,4 miliar (Rp68,5 triliun) pada 2022, meningkat 363 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan pesat ini membuat beberapa ahli yakin bahwa kemitraan dengan Tokopedia mungkin hanya solusi sementara, dan TikTok akan lebih diuntungkan dengan membangun infrastruktur e-commerce miliknya sendiri.

Nailul Huda, direktur ekonomi digital di Center of Economic and Law Studies (CELIOS) di Jakarta, menekankan bahwa TikTok perlu membangkitkan dan mempertahankan perilaku belanja impulsif yang erat kaitannya dengan fitur e-commerce miliknya. TikTok belum mengajukan izin e-commerce di Indonesia, di mana perusahaan harus mendirikan entitas terpisah dan mendapatkan izin untuk mengoperasikan TikTok Shop secara independen, terpisah dari aplikasi media sosialnya.

CEO TIkTok di Indonesia

Kerja sama dengan Tokopedia dapat memberikan TikTok lebih banyak waktu untuk mengamankan izin yang diperlukan, kata Sandikapura dari IDIEC. Namun, ia memprediksi bahwa TikTok tidak akan mengakhiri kerja sama tersebut, bahkan ketika perusahaan ingin mendirikan entitas baru untuk bisnis e-commerce miliknya. Sandikapura yakin bahwa TikTok dapat menjalankan lengan e-commerce sendiri dan tetap menjaga hubungan dengan Tokopedia, memungkinkan keduanya terus memanfaatkan kekuatan satu sama lain.

Ahli ekonomi digital Ignatius Untung juga berpendapat bahwa TikTok tidak akan menjalin kesepakatan serupa dengan pesaing lokal di pasar lain. Perusahaan tidak memiliki insentif untuk melakukan hal tersebut, setidaknya untuk saat ini. Meskipun pemerintah di beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina telah membahas kemungkinan mengatur platform tersebut, tidak ada negara yang kemungkinan akan memberlakukan larangan sepenuhnya seperti yang terjadi di Indonesia dalam waktu dekat.

5/5 - (1 vote)

Follow Trentech.id di Google News, Klik DI SINI

Tags: kolaborasi tiktop shop dan tokopediashopeestrategi tiktop shoptiktoktiktop shoptiktop shop tokopediatiktop shop tutup
1.5k
VIEWS
Previous Post

TikTok dan GoTo Resmi Kerja Sama

Next Post

Startup Pegipegi Tutup Layanan

Related Posts

mata uang digital won

Bank Sentral Korea Selatan Uji Coba Won Digital untuk 100 Ribu Warga

24 March 2025
1.4k

Bank of Korea (BOK), bank sentral Korea Selatan, siap menggebrak dunia keuangan dengan uji coba Central Bank Digital Currency (CBDC)...

zakat dengan kripto

Malaysia Negara Pertama Terima Zakat dengan Crypto

11 March 2025
1.4k

Malaysia mencatat sejarah sebagai negara pertama di dunia yang menerima zakat melalui cryptocurrency. Pusat Pengumpulan Zakat-Majelis Agama Islam Wilayah Federal...

trump bitcoin

Trump Teken Perintah Eksekutif Cadangan Bitcoin Strategis: Langkah Besar AS di Dunia Kripto

7 March 2025
1.4k

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Cadangan Bitcoin Strategis pada Kamis, 6 Juni 2025. Keputusan...

Terpopuler

  • Yuk Simak Kumpulan Alternatif Adobe Creative Suite untuk Startup

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • HP Nokia Edge 2022 Mirip Iphone 13, Cek Harga dan Spesifikasi

    380 shares
    Share 152 Tweet 95
  • 3 Cara Memutus Koneksi Orang Lain dari Jaringan Wi-Fi Anda

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Yuk Belajar Bikin Game dengan 10 Aplikasi Membuat Game Tanpa Perlu Bisa Coding

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Yuk Intip Kerennya 6 Kantor Startup Indonesia, Jadi Bikin Semangat Kerja

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Riset Ungkap Penambang Bitcoin Bakal Melonjak pada 2025

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Dari Programmer Menjadi Founder, Ini Kiat Dari Founder Sepulsa

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pentingnya Mengoptimalkan Toko Fisik Layaknya Toko Online

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Yuk Simak Kebiasaan Larry Page yang Membantunya dalam Memimpin Google

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Bagaimana Cara Mengetahui Adanya Koreksi?

    111 shares
    Share 44 Tweet 28

About . Contact . Partnership . Google News . Telegram

Trentech.id adalah situs yang menyajikan konten tentang startup, bisnis, game, event, hingga informasi pekerjaan. Trentech berusaha memberikan konten yang berkualitas untuk para pembacanya agar dapat menjadi rujukan utama mengenai dunia teknologi pada khususnya. Tim trentech terdiri dari orang – orang yang berkompeten dibidangnya, dan akan selalu mendukung karya – karya terbaik anak bangsa dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk para startup agar dapat publish karyanya di trentech.

Trentech ID

  • About
  • Contact
  • Advertising
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Tools

  • Harga Crypto Terbaru
  • Cek Ongkir
  • Cek Resi
  • Cek Domain

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
About . Contact . Partnership . Google News