Trentech.id

Jalin Tali Silaturahmi Dengan Masyarakat Melalui Kegiatan Olahraga-Akademis Ala PrivatQ

PrivatQ terus berupaya untuk merangkul, menginspirasi, dan berbagi ilmu dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang unik sekaligus mendidik

Keinginan untuk terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat merupakan hal yang ingin tetap dipertahankan oleh PrivatQ, startup asal Yogyakarta yang bergerak di pendidikan education technology (EdTech). Untuk itu, PrivatQ menyelenggarakan dua kegiatan edukatif yang berbeda dalam merangkul masyarakat, yakni kegiatan olahraga panahan bersama Kiem Archery dan seminar akademis Q-Talk.

Pada tanggal 14 April 2018, PrivatQ menjalin kerja sama dengan Kiem Archery (sebuah klub panahan di daerah Bintaro, Pamulang, BSD, dan sekitarnya) dalam menyelenggarakan coaching clinic panahan yang diadakan di lapangan Cluster Calista V, Perumahan Permata Bintaro. Kegiatan panahan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan kegiatan memanah beserta manfaat-manfaatnya kepada masyarakat. Pada bulan Maret 2018, International Journal of Yoga, Physiotherapy and Physical Education menerbitkan jurnal yang menjelaskan bahwa olahraga memanah memiliki beberapa manfaat terhadap kesehatan dan kebugaran, seperti:

  1. Meningkatkan kekuatan otot
  2. Melatih konsentrasi dan kontrol diri
  3. Meningkatkan koordinasi sistem saraf otot / neuro-muscular
  4. Membentuk keseimbangan tubuh
  5. Menciptakan Mental fokus
  6. Fleksibilitas jari dan tangan
  7. Relaksasi, rasa sabar, dan tempat untuk bersosialisasi

“Harapan kami acara-acara seperti ini dapat terus berlanjut, berkesinambungan dan terus eksis dan semakin banyak peminatnya di masyarakat” ujar Prima, salah satu peserta coaching clinic panahan di kategori dewasa.

Kegiatan panahan ini tidak hanya diikuti oleh warga yang tinggal di Perumahan Permata Bintaro saja melainkan dari beberapa daerah di sekitar Tangerang Selatan. Setelah kegiatan ini diselenggarakan, beberapa pengikut akun instagram resmi PrivatQ (@privatkuindo) turut meminta PrivatQ untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di daerah lain, seperti Yogyakarta, dan bahkan hingga ke Sumbawa dan Sulawesi Selatan.

  Lagi, Warung Pintar Umumkan Perolehan Dana Baru 57 Miliar Rupiah

Kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh PrivatQ yaitu seminar akademis yang disebut Q-Talk. Diselenggarakan pada 7 April 2018 di Aula STBA LIA, Yogyakarta, Q-Talk diselenggarakan dengan dua sesi yang berbeda: yang pertama yaitu “Preparing The Youth for Their Future” untuk membantu generasi muda baik dari pelajar, mahasiswa atau bahkan para freshgraduate dalam membekali diri dengan rencana, tujuan dan hal-hal apa saja yang sekiranya dapat dipersiapkan untuk mewujudkan mimpi mereka di masa depan. Sementara di sesi kedua Q-Talk hadir dengan tema “Saving for Living”, yang menjelaskan tentang bagaimana mengatur keuangan bagi generasi muda, serta potensi pendapatan yang bisa dikembangkan oleh pelajar ataupun mahasiswa.

Dalam kegiatan ini, PrivatQ turut menghadirkan Muhammad Imam Bukhori sebagai salah satu pembicara, yang merupakan lulusan inspiratif dan pebisnis muda pemilik Rumah Ori yang berhasil membiayai 12 anggota keluarganya sembari menjalankan kuliah di Yogyakarta. Imam bercerita tentang bagaimana dia membangun bisnis “Rumah Ori”, bermula dari menitipkan makanan buatannya di koperasi kampus, membuat pesanan dari teman-teman kuliah, hingga akhirnya memiliki warung makan seperti sekarang dengan omset yang tidak sedikit.

Kegiatan Q-Talk ini pun mendapat sambutan yang baik dari berbagai kalangan. Salah satunya yaitu dari Debi, salah seorang mahasiswa dari Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada yang mengikuti kegiatan Q-Talk, yang mengatakan bahwa, “Saya seneng dapat teman baru dan ilmu baru dari kakak-kakak di sesi kedua. Seperti bagaimana mengatur cash flow, melihat peluang dengan hobi yang kira-kira bisa menghasilkan. Karena saat ini selain kuliah, saya juga lagi memulai usaha kecil-kecilan.”

  Sadarlah! Laporan Keuangan Penting Bagi Startup

Selain itu, peserta lainnya seperti Ibu Maryani, seorang ibu rumah tangga di Yogyakarta, turut berkomentar tentang kegiatan Q-Talk ini. “Menuntut ilmu tidak memandang usia, ya. Seperti saya ini sudah ibu-ibu tapi masih semangat cari ilmu. Kemarin pas mendapat informasi acara Q-Talk saya langsung tertarik. Memang masa depan itu harus dipersiapkan dengan matang. Dan ilmu seperti ini seharusnya tidak hanya untuk anak muda saja tetapi juga orangtua supaya bisa membimbing dan mengarahkan anak-anaknya,” ujar Ibu Maryani.

Layanan yang ditawarkan PrivatQ tidak hanya tertutup dalam konteks kegiatan belajar-mengajar seperti jasa penyediaan les privat (Aplikasi PrivatQ) dan kelompok belajar (Seventh Education). Melalui dua kegiatan olahraga-akademis di atas, PrivatQ juga turut menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat edukatif untuk mengajak masyarakat terus belajar. Disamping itu, dengan adanya kegiatan ini PrivatQ dapat menjadi wadah tempat menampung kisah-kisah pemuda-pemudi Indonesia yang sukses di bidangnya guna menginspirasi setiap golongan masyarakat, muda dan tua.

Advertisements

Berikan komentar..

Please Login to comment

Follow Trentech.id

Advertisements