fbpx
Trentech.id

10 Game Ini Produksinya Sangat Lama

Memproduksi sebuah game bukanlah perkara mudah, apalagi saat ini game memilili tingkat kerumitan sama seperti membuat film. Mencari aktor yang menjadi pengisi suara dan merekam gerakan bukanlah hal mudah. Belum lagi melakukan editing dan menciptakan visualisasi juga bukanlah hal mudah. Bagi game yang dirilis multiplatform, mereka juga harus memperhatikan optimisasi game buatan mereka agar bisa berjalan baik di PC para gamer.

Dengan tingkat kerumitan tersebut tak heran ada beberapa game yang produksinya lama, bahkan hingga mencapai satu dekade. Beberapa game ini juga bukan hanya rumit untuk mengolah game mereka tapi juga rumit karena masalah-masalah administrasi. Langsung saja yuk lebih baik kita bahas inilah 10 game yang produksinya lama.

1. Shenmue: 1994-2000

Pada saat rencana dibuatnya Shenmue, game yang satu ini dinobatkan sebagai game yang punya anggaran terbesar di masa lalu. Bahkan ketika sedang dikembangkan, game ini dikembangkan secara hati-hati karena memang banyak harapan yang terhada Shenmue.

Animasi super rinci dan voice actingnya digarap dengan sangat serius menggunakan teknologi termutakhir. Yang lebih mantap adalah pengembangan game ini semakin lama ketika sega mengumumkan bakal mengeluarkan seri terbaru, Dreamcast yang tentu lebih bertenaga.

Menghabiskan waktu selama enam tahun, akhirnya Shenmue berhasil rampung dan tersedia di pasaran.

2. Starcraft II: Wings of Liberty: 2003-2010

starcraft 2

Sumber: Blizzard Entertainment

Salah satu game RTS paling memukau yang pernah dibuat adalah Starcraft II: Wings of Liberty. Game yang satu ini diumumkan pada tahun 2007 dan langsung mencuri banyak perhatian serta ditunggu para gamer. Tapi tahukan kalian, game yang satu ini sebenarnya telah dikembangkan sejak tahun 2003.

Usai The Warcraft: Frozen Throne, Starcraft II: Wings of Liberty langsung dimumkan. Tapi dalam pembuatannya, Starcaft II ini tidak mulus karena beberapa kali harus diundur. Akhirnya di tahun 2010 game yang dinanti-nanti ini selesai dibuat dan mendapatkan sambutan hangat.

  Waspadalah! Bot Kini Dapat Mengalahkan Pemain Pro Dota 2

3. Galleon: 1997-2004

Source: Dracula’s Cave

Game Galleon merupakan sebuah game yang kegagalannya lebih diingat daripada keberhasilannya. Ya, game yang satu ini adalah ide milik salah satu creator Tomb Raider, Toby Gard. Alih-alih membuat seri selanjutnya dari Tomb Raider, Gard justru pergi membentuk studionya sendiri.

Maklum, saat ini Gard sedang dalam puncak kariernya di tahun 1997. Galleon akhirnya rampung, tapi kemudian masalah datang kala game ini harus diconvert dari Playstation ke Dreamcast, Gamecube, dan Xbox.

Ya, Galleon tak bisa dimainkan sampai akhirnya molor hingga tahun 2004. Tak heran bila Galleon menjadi game yang produksinya lama.

4. L.A Noire: 2004-2011

Tugas berat untuk mengentaskan L.A. dari masa kelamnya

Rockstar Games memang dikenal sebagai developer yang selalu lama dalam melakukan produksi game. Di waktu yang lama itu Rockstar benar-benar bekerja dan memanfaatkannya. Hampir semua game yang dibuat Rockstar adalah game ambisius, termasuk L.A Noire.

Bukan masalah yang membuat L.A Noire itu pada akhirnya diproduksi lama. Tapi Rockstar menginginkan game ini menggunakan teknologi face motion yang membuat wajah para karakternya seperti wajah manusia sungguhan.

Dengan uang sebesar 50 juta USD akhirnya teknologi untuk face motion ini tercipta dan L.A Noire sendiri memakan waktu pembuatan hingga tujuh tahun.

5. Spore: 2000-2008

Source: Mygaming

Game yang produksinya lama selanjutnya adalah spore. Game ini diciptakan oleh pencipta SimCity, Will Wright dan merupakan salah satu game ambisius yang dibuatnya. Nantinya di dalam game ini karakter bisa berkembang dari sesuatu yang biasa saja menjadi luar biasa.

  Survive Lebih Lama Dengan 10 Tips Bertahan Hidup di PUBG Mobile

Game ini kemudian dieksekusi pada tahun 2000 dan di tahun 2005 Will mendemonstrasikan game ini sebagai salah satu game yang harus diantisipasi. Tapi kenyataan berkata lain karena game ini dianggap sebagai game yang tidak seru sama sekali oleh orang-orang.

6. Too Human: 1999-2008

Source: Giant Bomb

Dalam pengembangannya, harus diakui game Too Human ini merupakan salah satu game yang pengembangannya paling labil. Pertama game ini diplot sebagai game playstation, tapi kemudian Silicon Knight selaku developer menandatangani kesepakatan game ini hanya dirilis untuk nintendo. Akhirnya game ini diplot eksklusif untuk Gamecube saja.

Tak sampai di sini, lima tahun kemudian game ini kembali diubah untuk Xbox 360. Pada akhirnya game ini dirilis di tahun 2008 dengan banyak kekecewaan. Anggaran yang keluar yakni 60-100 juta USD.

Setelah rilis masalah pun berdatangan dan pada akhirnya di tahun 2013 Silicon Games meminta Microsoft menghapus game mereka dari microsoft store.

7. Team Fortress 2: 1998-2007

Glitch yang Jadi Fitur Syahdu di Franchise Game

Source: Steam Community

Berawal dari sebuah mod, akhirnya ada wacana untuk membuat kembali Team Fortress. Valve yang merupakan developernya kemudian benar-benar mengerjakan proyek ini di tahun 1998. Sebagai game yang sifatnya stand alone, Team Forstress 2 mendapatkan banyak pujian di E3 1999.

Tapi ternyata perjalanan Valve untuk membuat Team Fortress tidak berjalan lancar. Ya masalah datang silih berganti hingga akhirnya Team Fortress rampung dan memakan waktu hingga hampir satu dekade. Tak heran bila Team Fortress merupakan salah satu game yang produksinya lama.

8. Final Fantasy XV: 1992-2006

Ah, judul ini.

Final Fantasy XV pertama kali dimulai pengembangannya di tahun 2006. Itu adalah masa di mana console yang berjaya masih PS3 dan Xbox 360.

  Waspadalah! Bot Kini Dapat Mengalahkan Pemain Pro Dota 2

Judul game ini bahkan belum Final Fantasy XV, melainkan Final Fantasy Versus XIII.

Bahkan versi awal game ini juga memiliki banyak perbedaan dari versi jadinya, seperti eksistensi karakter Stella Nox Fleuret. (Kemudian ganti nama, desain, dan karakterisasi menjadi Lunafreya).

Akhirnya Final Fantasy Versus XIII pun berkembang sekalian menjadi Final Fantasy XV, dan akhirnya dirilis pada tahun… 2016. Satu dekade lah ya.

9. Diablo III: 2001-2012

Pengembangan Diablo III memang sudah lama, bahkan dari awal tahun 2000 tepatnya tahun 2001. Tapi game yang satu ini baru rampung pada tahun 2012 dan menjadi game yang produksinya paling lama. Kenapa demikian?

Ternyata yang membuat game ini lama meluncur adalah karena Blizzard selaku developer lebih fokus ke beberapa game lain seperti Starcraft contohnya. Itulah yang akhirnya membuat Diablo III mundur terus.

10. Duke Nukem Forever: 1996-2011

Duke Nukem Forever mungkin menjado game yang produksinya paling lama di dalam daftar ini. Tak percaya? Ya setidaknya untuk membuat game ini perlu waktu selama 15 tahun. Ya, 3D Real selaku developer terobsesi untuk membuat suksesor dari Duke Nukem 3D yang rilis tahun 1996.

Sialnya, membuat game Duke Nukem Forever bukanlah kerjaan mudah. Butuh delapan tahun bagi 3D Realm hanya untuk sekadar melempar teaser dari game ini. Dianggap gagal dan membuat rugi, tim game dari Duke Nukem Forever harus dipecat, apalagi keadaan keuangan sedang buruk saat itu.

Take Two Interactiv selaku publisher menggugat 3D Realm dan mengambil alih game ini. Alih-alih menyelesaikannya, Take Two lebih fokus pada Borderlands.

Akhirnya tahun 2015 game ini rampung dan sialnya malah mendapatkan review biasa-biasa saja. Franchise yang bagus di masa lalu ini akhirnya hiatus hingga saat ini usai Duke Nukem Forever. [dk/ap]

Advertisements

Angga Permana

Kontributor Trentech.id dan technical lead Trentech.id

Please Login to comment
Advertisements