Update Kasus Kawal Covid 19 di Indonesia dan Global

4.9/5 - (28 votes)

KASUS COVID 19 DI INDONESIA

TOTAL POSITIF

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

ORANG

Positif
No Provinsi Positif Sembuh Meninggal

 

KASUS COVID 19 DI SELURUH DUNIA

TOTAL POSITIF

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

ORANG

Positif
No Negara Positif Sembuh Meninggal

 

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona


Virus Corona

Virus Corona di Indonesia

Menurut situs WHO, virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrme (SARS).

Menurut Wikipedia, nama virus corona berasal dari bahasa Latin corona dan bahasa Yunani κορώνη (korṓnē, “lingkaran, untaian”), yang berarti mahkota atau lingkaran cahaya. Namanya mengacu pada penampilan karakteristik virion (bentuk infektif virus) dalam mikroskop elektron, yang memproyeksikan pinggiran permukaan virus yang besar dan bulat yang menghasilkan gambar yang mengingatkan pada mahkota atau korona matahari. Morfologi ini diciptakan oleh peplomer tonjolan protein permukaan virus, yang menentukan tropisme inang.

Virus corona paling terbaru yang ditemukan adalah virus corona COVID-19. Virus ini termasuk penyakit menular dan baru ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019 yang kemudian menjadi wabah.

Peneliti dari berbagai negara berlomba untuk menemukan vaksin yang ampuh untuk membunuh virus tersebut. Penelitian lain juga dilakukan guna mengungkap sumber, cara penularan, hingga cara mendeteksi virus tersebut.

Berikut sumber Virus Covid 19 menurut para ahli:

Bersumber dari hewan

Peneliti Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra trenggiling merupakan kandidat kuat inang perantara karena Covid-19 pada tubuh hewan mamalia bersisik itu juga dominan. Dia berkata virus corona dari kelelawar mengalami rekombinasi dengan virus corona dari trenggiling yang kemudian bermutasi dan menginfeksi manusia.

Bisa hidup pada benda mati

Hasil peneliti menemukan fakta bahwa bahan yang paling disukai virus corona adalah stainless steel dan plastik, di mana virus infeksi itu masih dapat dikumpulkan setelah tiga hari dan mungkin bertahan sedikit lebih lama.

Masa inkubasi virus corona selama 5 hari

Selanjutnya, penelitian dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health memperkirakan periode rata-rata inkubasi Covid-19 selama 5,1 hari. Selain itu, 97,5 persen orang yang mengalami gejala infeksi Covid-19 bisa dinyatakan positif dalam 11,5 hari setelah terpapar.

Orang tanpa gejala bisa menginfeksi orang lain

Sedangkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyatakan orang tanpa gejala terinfeksi Covid-19 bisa menginfeksi orang lain. Peneliti LIPI Sugiyono Saputra menyampaikan studi terbaru dari pasien di China menunjukkan bahwa 12,6 persen kasus merupakan transmisi pre-simtomatik.

Virus Corona diklaim virus alami, bukan buatan manusia

Penulis jurnal Kristian Andersen mengatakan analisis data sequence genome Covid-19 dari orang yang terinfeksi  tidak menemukan bukti bahwa virus itu dibuat di laboratorium atau direkayasa.

Beberapa Gejala Virus Corona – Covid 19

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  • Batuk
  • Sesak napas

Cara Menyembuhkan Virus Corona Apabila Anda Terjangkit

Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:

  • Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh

Apabila anda mengalami gejala deman, batuh, flu, sesak napas, harap anda di rumah saja dan mengisolasi mandiri. Jaga diri anda serta keluarga agar mereka tidak ikut tertular. Jangan pernah remehkan ini agar tidak menyesal kemudian hari.

Cara Mencegah Virus Corona

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

Terus pantau kawal corona melalui Trentech.id agar kita selalu update situasi terkini dan tetap waspada dengan tetap #dirumahaja jauhi keramaian.