Trentech.id Logo
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget
Logo Trentech.id
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Berita
  • Startup
  • Bisnis
  • Learn
  • Games
  • Blockchain
  • Gadget

Triplogic Bantu Traveler Dapatkan Uang Lewat Bagasi Kosong di Pesawat

8 August 2020
in Startup

Berawal dari pengalaman pribadi yang kerap melakukan traveling tanpa membawa bagasi ketika menggunakan pesawat, Oki Earlivan Sampurna terpikir mendirikan sebuah startupbernama Triplogic yang mampu memberdayakan bagasi kosong milik traveler agar bisa menghasilkan uang.

Ketika mendirikan Triplogic pada Mei 2017, Oki melihat ada kebutuhan yang saling berkaitan antara penumpang pesawat dan kebutuhan pengiriman barang yang cepat. Penumpang pesawat tak bisa meminta refund atau kompensasi atas bagasi kosong tak terpakai ketika menumpang pesawat. Padahal, kata Oki, itu merupakan hak penumpang. Sementara di sisi lain, ada pihak yang menginginkan kecepatan dalam pengiriman barang, seperti toko online.

“Kebetulan saya juga aktif di online shopping. Saya pengin barang sampai hari ini. Tapi itu mahal sekali kalau harus sampai satu hari. Jadi saya harus menunggu dua atau tiga hari. Kami melihat ada peluang dari bagasi kosong orang yang sering traveling,” jelas Oki yang kini menjabat sebagai CEO Triplogic kepada Tech in Asia Indonesia.

Cara kerja Triplogic ini cukup sederhana. Barang yang akan dititipkan ke traveler nantinya dijemput oleh feeder, yang merupakan mitra pengemudi dari Triplogic. Mereka biasanya juga bekerja di perusahaan penyedia layanan on demand. Tugas feeder adalah mengantar barang tersebut ke bandara, dan di bandara akan diterima oleh petugas Triplogic.

Barang tersebut kemudian dipindai menggunakan mesin milik Angkasa Pura untuk mengetahui isinya, kemudian akan ditambahkan kemasan berlogo Triplogic. Petugas Triplogic selanjutnya mengurus proses check in traveler sekaligus barang yang akan dimasukkan bagasi. Saat traveler tiba di bandara, petugas Triplogic akan memberikan boarding pass sehingga traveler bisa langsung naik pesawat.

Sesampainya di bandara tujuan, traveler bertugas mengambil barang berlogo Triplogic dari bagasi pesawat. Selanjutnya, traveler akan menyerahkan barang tersebut kepada petugas Triplogic yang sudah menunggu di pintu kedatangan. Barang kemudian akan kembali dikirim menggunakan feeder ke alamat tujuan.

“Traveler tak mengetahui bentuk barang, tapi dia tahu isi barangnya karena kami infokan. Proses pengiriman barang bisa dipantau melalui empat hingga lima kali notifikasi, yakni barang diambil, barang sampai bandara, barang berangkat, barang turun di bandara tujuan, dan barang menuju alamat pengiriman. Kami juga memberikan asuransi lost and damage,” kata Oki.

Untuk tarifnya, Oki menjelaskan Triplogic hanya memiliki tiga kelas berdasarkan lamanya durasi perjalanan. Tiga kelas itu yakni perjalanan pesawat dengan durasi 1,5 jam; perjalanan dengan durasi 1,5 hingga 2,5 jam; dan durasi perjalanan di atas 2,5 jam.

Tarif termurah yakni perjalanan 1,5 jam dipatok Rp35 ribu per dua kilogram. Sedangkan perjalanan 1,5 hingga 2,5 jam dipatok Rp40 ribu per dua kilogram, dan perjalanan di atas 2,5 jam dipatok Rp45 ribu per dua kilogram.

“Kami hanya mengambil 25 persen dari tiap transaksi. Selebihnya untuk traveler. Uang ini bisa dicairkan traveler dari akun mereka. Selain mendapat uang, traveler juga mendapat poin yang bisa ditukarkan di merchant mitra kami seperti toko oleh-oleh, hotel, atau untuk beli tiket pesawat lagi,” ucapnya.

Enggan bersaing dengan perusahaan logistik

Oki mengatakan hingga saat ini belum ada kompetitor yang memiliki layanan sama persis dengan Triplogic. Namun ia tak menampik sudah ada perusahaan logistik seperti JNE, TIKI, atau Pos Indonesia yang menyediakan layanan hampir serupa dengan Triplogic.

Meski begitu, Oki menuturkan pihaknya tak bersaing dengan perusahaan-perusahaan logistik tersebut karena Triplogic memiliki metode pengiriman yang berbeda. Ketimbang menganggap mereka sebagai kompetitor, Triplogic justru terbuka terhadap kemungkinan berkolaborasi. “Karena sekarang zamannya sharing. Kalau bisa sharing sama-sama, enggak perlu bersaing,” ujar Oki.

Monetisasi yang dilakukan Triplogic tak hanya berasal biaya pengiriman yang dibayarkan oleh pengirim barang. Mereka juga mendapat komisi dari toko ritel atau e-commerceyang memakai jasa mereka.

Bagi traveler yang tak ingin dititipkan barang namun ingin proses check in dan bagasinya diurus, Triplogic juga menyediakan layanan check in dan handling bagasi dengan biaya Rp10 ribu. Saat ini, Triplogic sudah mendapat pendanaan sebesar US$250 ribu (sekitar Rp3,4 miliar) dari angel investor yang tak disebutkan namanya. [rs/tia]

Berikan rating

Follow Trentech.id di Google News, Klik DI SINI

Tags: startuptriplogic
1.4k
VIEWS
Previous Post

Nasib Perbankan Indonesia Kini Berada di Tangan Perilaku Konsumen Millenial

Next Post

Pandangan Investor terhadap Investasi Startup Cryptocurrency di Indonesia

Related Posts

Mengenal Revenue Stream dan Business Model untuk Startup

24 December 2024
2k

Mempelajari tentang startup, maka tak akan terlepas dari belajar tentang berjalannya sebuah proses bisnis. Ada beberapa istilah dan konsep bisnis...

tahapan sebelum mvp

Tahapan Sebelum Mencapai Minimum Viable Product (MVP) dalam Pengembangan Produk

8 May 2024
1.7k

Pengembangan produk adalah proses yang melibatkan serangkaian tahapan penting sebelum mencapai tahap Minimum Viable Product (MVP). Sebelum mencapai MVP, ada...

Coworking Space Di Jakarta

Kumpulan Co-Working Space di Jakarta Terbaru

20 February 2024
2.3k

Coworking Space Jakarta bisa dibilang merupakan salah satu kota terpenting bagi ekosistem startup teknologi di Indonesia. Tidak hanya karena infrastrukturnya yang lebih...

Terpopuler

  • 1140-hiden-dangers-of-wi-fi.imgcache.rev.web.1100.633-832458b3

    3 Cara Memutus Koneksi Orang Lain dari Jaringan Wi-Fi Anda

    1204 shares
    Share 482 Tweet 301
  • Penyebab Zenius Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi

    238 shares
    Share 95 Tweet 60
  • Yuk Belajar Bikin Game dengan 10 Aplikasi Membuat Game Tanpa Perlu Bisa Coding

    204 shares
    Share 82 Tweet 51
  • Martis Hero Baru Mobile Legends Sudah Muncul, Cek Sekarang!

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Beberapa Hal yang Perlu Kamu Lakukan Setelah Upgrade ke Windows 10 Anniversary Update

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Daftar Gaji di Startup Indonesia

    276 shares
    Share 110 Tweet 69
  • Cara Dapatkan Skin Mobile Legends Gratis

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Memahami Dasar-dasar “Data Science” untuk Bisnis (Part 2)

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Ini Dia 7 Perintah CMD Keren yang Wajib Kamu Coba

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • Sertifikasi PCI DSS BingX Jadi Tolak Ukur Baru Keamanan Data Web3

    116 shares
    Share 46 Tweet 29

About . Contact . Partnership . Google News . Telegram

Trentech.id adalah situs yang menyajikan konten tentang startup, bisnis, game, event, hingga informasi pekerjaan. Trentech berusaha memberikan konten yang berkualitas untuk para pembacanya agar dapat menjadi rujukan utama mengenai dunia teknologi pada khususnya. Tim trentech terdiri dari orang – orang yang berkompeten dibidangnya, dan akan selalu mendukung karya – karya terbaik anak bangsa dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk para startup agar dapat publish karyanya di trentech.

Trentech ID

  • About
  • Contact
  • Advertising
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Tools

  • Harga Crypto Terbaru
  • Cek Ongkir
  • Cek Resi
  • Cek Domain

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
About . Contact . Partnership . Google News