fbpx
Trentech.id

Google Berpotensi Turunkan Peringkat Situs Lambat pada Pencarian Mobile

Ikhtisar

  • Tingginya kebutuhan pengguna dalam mencari informasi menjadi pemicu adanya kebijakan ini.
  • Google tidak akan mempertimbangkan infrastruktur atau teknologi apa yang dipakai untuk membangun masing-masing situs.
  • Chrome User Experience Report, Lighthouse, dan PageSpeed Insights adalah beberapa tool yang disarankan oleh Google bagi developer untuk mengaudit kinerja sebuah situs.

Kecepatan situs dalam menampilkan seluruh konten di dalamnya merupakan salah satu faktor yang digunakan Google saat memberikan peringkat pada hasil pencariannya. Kriteria yang berfokus pada hasil pencarian pada desktop tersebut juga akan berlaku pada pencarian lewat perangkat mobile mulai Juli 2018 mendatang.

Google memprioritaskan situs yang memiliki kecepatan lebih tinggi untuk berada di deretan atas hasil pencarian.

Di era yang serba cepat ini, para pengguna internet ingin mencari berbagai jawaban secepat mungkin. Studi yang dilakukan Google mengonfirmasi bahwa bounce rate sebuah situs meningkat signifikan sebesar 113 persen saat kecepatan menampilkan konten naik dari satu detik menjadi tujuh detik.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, Google memprioritaskan situs yang memiliki kecepatan lebih tinggi untuk berada di deretan atas hasil pencarian. Kriteria yang sama akan diterapkan pada semua situs secara merata, tanpa mempertimbangkan infrastruktur atau teknologi apa yang dipakai untuk membangun masing-masing situs.

Bukan faktor satu-satunya

Walaupun kecepatan situs menjadi salah satu faktor yang dipakai Google dalam pemeringkatan pencarian, tapi faktor ini bukanlah yang terpenting dalam menentukan hasil. Google menyatakan konteks pencarian pengguna tetap menjadi sinyal yang lebih kuat dalam menentukan peringkat.

Berdasarkan urutan prioritas ini, sebuah situs yang lambat pun masih memiliki kemungkinan menduduki peringkat atas dalam hasil pencarian di Google. Situs dengan konten yang berbobot dan relevan dengan apa yang dicari pengguna masih menjadi prioritas Google dalam menampilkan hasil.

  Template Invoice Gratis, Buat Bisnis Anda Lebih Dipercayai Pelanggan?

 

Dimulai dengan Accelerated Mobile Page

Sebelum mengumumkan secara resmi bahwa kecepatan situs jadi salah satu faktor pemeringkatan pada pencarian lewat perangkat mobile, Google pada 2015 lalu juga pernah mengumumkan langkah serupa. Pengumuman itu menyebutkan bahwa pihaknya bakal mengutamakan situs yang telah mendukung teknologi Accelerated Mobile Page (AMP) untuk berada di peringkat hasil pencarian pengguna.

Teknologi AMP memungkinkan para pengguna perangkat mobile mengakses konten suatu situs dengan sangat cepat, mirip seperti Instant Articles yang diterapkan di Facebook. Google merupakan inisiator utama di balik teknologi open source tersebut.

Anjuran kepada para developer

Google menyatakan pembaruan kriteria pemeringkatan yang mereka sebut dengan “Speed Update” ini hanya akan berdampak pada sebagian kecil proses pencarian. Proses untuk mengoptimalkan suatu situs yang telah dilakukan para developer sejauh ini pun tampaknya tidak akan berubah banyak.

Meski tidak menyebutkan secara detail apa langkah yang bisa dilakukan agar suatu situs tidak terdampak, Google menyarankan agar para developer berpikir luas terhadap performa dari situs yang dikelola, serta fokus mengoptimalkan pengalaman pengguna. Google juga menganjurkan beberapa tool yang bisa dipakai untuk mengaudit kinerja sebuah situs, antara lain:

  • Chrome User Experience Report, data mengenai berbagai metrik pengalaman pengguna ketika mengunjungi sejumlah situs populer di dunia yang bisa diakses publik.
  • Lighthouse, bagian dari Chrome Developer Tools untuk mengaudit kualitas (kecepatan, aksesibilitas, dll.) dari suatu situs.
  • PageSpeed Insights, sebuah tool untuk mengetahui sebaik apa kinerja suatu situs dalam Chrome UX Reports yang juga mampu memberikan saran-saran perbaikan. [rs/tia]
Advertisements

Riski Saputra

Kontributor Bisnis Trentech.id

Please Login to comment
Advertisements